Kelanjutan Kisah Egy Maulana Vikri setelah Klubnya terancam Bangkrut!!!

LIGAPEDIA X WORLD CUP QATAR 2022

Club Egy Maulana Vikri, FK Senica, terancam bangkrut akibat terlilit utang. Pria asal Medan itu pun bisa mulai memikirkan tempat terbaik untuk melanjutkan kariernya nanti.

Read More
banner 300x250

Sejumlah liga bisa menjadi pilihan bagi Egy. Beberapa rekomendasi Liga di bawah ini diyakini cocok untuk gaya permainan pemain andalan Timnas Indonesia itu. Adapun Egy diharapkan dapat terus melanjutkan karier di luar negeri, mengingat usianya yang masih muda.

Lantas, liga mana saja yang bisa jadi pilihan Egy Maulana selanjutnya? Simak ulasan Sportstars.id berikut ini.

Baca Juga : Hajar Malaysia 3-0, Timnas Garuda Amputasi Lolos ke Piala Dunia 2022

5. Beralih ke Liga Republik Ceko

Liga ini terdengar asing bagi publik Tanah Air. Akan tetapi, Liga Republik Ceko bisa menjadi destinasi karier Egy selanjutnya di Eropa. Terdapat satu faktor utama yang memungkinkan hal tersebut terjadi.

Faktor yang dimaksud adalah mantan Direktur Olahraga FK Senica, David Balda. Pria itulah yang berjasa membawa Egy ke Eropa. Usut punya usut, Balda berasal dari Republik Ceko. Dia pun tercatat pernah melakoni karier manajerial bersama klub di Liga Republik Ceko.

Dia bisa saja membawa pria asal Medan itu berkarier di Liga Republik Ceko. Terlebih lagi, jika akhirnya Balda mendapat tawaran menjadi Direktur Olahraga salah satu klub di sana.

Liga tersebut tidaklah buruk untuk karier Egy. Terdapat dua tim kuat yang masih eksis di sana, yakni Sparta Prague dan Slavia Praha. Keduanya berlaga di Liga Konferensi Eropa pada musim ini.

4. Bermain di Liga Jepang

Egy tampak cocok berkarier di Liga Jepang. Egy memiliki postur yang tidak tinggi, tetapi cukup lincah menggiring bola. Pemain seperti itulah yang kerap dicari sejumlah klub di sana.

Liga Jepang terlihat lebih mengandalkan teknik daripada fisik. Hal itu pula yang membuat tempo pertandingan Liga Jepang berjalan cukup cepat. Liga tersebut dapat menjadi tempat baru Egy untuk mengembangkan kariernya nanti.

3. Bermain di Liga Korea Selatan

Selain Liga Jepang, Egy bisa saja mencicipi kerasnya Liga Korea Selatan. Namun demikian, Liga yang satu ini justru lebih cenderung mengandalkan fisik. Adapun sisi positifnya adalah fisik Egy akan terlihat lebih baik, sehingga lebih kuat dalam melakukan body charge ataupun mempertahankan bola.

Pemain Timnas Indonesia lainnya, Asnawi Mangkualam, dapat dijadikan contoh. Sejak memperkuat Ansan Greeners di Liga 2 Korea Selatan, terlihat adanya perubahan fisik yang lebih baik. Asnawi juga terlihat semakin berani dalam merebut bola dari lawan.

2. Kembali ke Lechia Gdansk

Pilihan lain yang bisa diambil adalah kembali ke klub Lechia Gdansk di Liga Polandia. Namun demikian, karier Egy terancam berjalan di tempat di sana. Hal itu disebabkan minimnya menit bermain serta persaingan antar pemain yang begitu ketat.

Egy Maulana Vikri (Foto: Instagram @egymaulanavikri)

Namun demikian, Egy bisa saja mencoba peruntungannya sekali lagi di sana. Adapun pengalamannya selama berlaga di FK Senica diharapkan dapat membantu Egy mendapatkan kepercayaan dari pelatih klub tersebut.

Sebagai informasi, Egy pernah membela Lechia Gdansk selama tiga musim, yakni mulai 2018 hingga pertengahan 2021. Dalam periode itu, Egy hanya mencatatkan 10 penampilan saja dengan total bermain selama 132 menit.

1. Bermain di Liga Indonesia

Egy Maulana Vikri

Ini bisa menjadi opsi terakhir bagi Egy Maulana Vikri. Pria asal Medan itu bisa saja pulang kampung usai lama berkiprah di Eropa. Sejumlah klub besar Tanah Air dipastikan akan berebut untuk mengamankan jasanya.

Egy bisa saja bergabung ke sejumlah klub besar, seperti Persib Bandung, Bali United, Persebaya Surabaya, ataupun Bhayangkara FC. Pria berusia 21 tahun itu diyakini bakal mendapatkan cukup banyak menit bermain bersama klub-klub Tanah Air.

 

Related posts