Kasus Pogba dan Lukaku Jadi Contoh, Manchester City Sebaiknya Jual Sterling Deh!

Manchester City Sebaiknya Jual Sterling Deh!
LIGAPEDIA X WORLD CUP QATAR 2022

Strategibola.comManchester City disarankan untuk melepas Raheem Sterling musim panas ini. Meski tidak mendesak, kepergian Sterling seharusnya menguntungkan semua pihak.

Read More
banner 300x250

Sterling memasuki tahun terakhir dalam kontraknya di Etihad Stadium. Kabarnya Winger Inggris itu menolak meneken kontrak baru karena menuntut kenaikan gaji signifikan.

Di sisi lain, Man City mulai mendapati bahwa level permainan Sterling terus menurun. Dua musim terakhir, Sterling bukan lagi starter yang tidak tergantikan dalam ti Josep Guardiola.

Situasi Sterling ini diamati oleh klub-klub rival. Terbaru, kabarnya Chelsea tertarik merekrut sang pemain jika Man City mau mnejualnya.

Contoh Pogba dan Lukaku

Menjual Sterling ke Chelsea tentu beresiko bagi Man City. Transfer ini berarti Man City akan memperkuat rival secara langsung, Sterling mungkin berbalik meenyulitkan mereka musim depan.

Di sisi lain, menurut Paul Robinson, Man City harus menengok kasus Paul Pogba dan Romelu Lukaku baru-baru ini. Mereka harus menjual Sterling selagi bisa.

“Saya tidak suka ketika pemain memasuki 12 bulan terakhir dari masa kontrak mereka. Coba lihat berapa besar kerugian yang disebabkan Paul Pogba untuk Man United. Lihat berapa besar yang disebabkan Romelu Lukaku di Chelsea,” kata Robinson di Football Insider.

Pasang Harga dan Jual saja manchester City

Menurut Robinson, Kasus Pogba dan Lukaku seharusnya jadi alasan kuat bagi Man City untuk menjual Sterling di musim panas ini. Situasinya jelas, level Sterling sedikit menurun dan persaingan internal Man City kian sengit.

“Memang benar bahwa Man City tidak butuh uangnya, tapi Anda tidak mau memiliki pemain di ruang agnti yang sebenarnya tidak ingin berada disana,” sambung Robinson.

“Mereka harus mencari solusi. Mereka harus memasang harga dan membiarkan dia pergi.”

“Tentu mereka tidak mau menjualnya ke rival, tapi itu lebih baik dari pada memiliki pemain yang tidak bahagia dalam tim dengan beban gaji besar,” tandas nya.

Related posts