Cristiano Ronaldo Sejak Tinggalkan Real Madrid: Tak Penah Bahagia di Juventus dan Man United?

Cristiano Ronaldo Kecewa Tinggalkan Madrid?
LIGAPEDIA X WORLD CUP QATAR 2022

Strategibola.comCristiano Ronaldo mengalami masa-masa yang tidak biasa di Manchester United musim panas ini. Ronaldo disebut tidak puas dengan level tim dan ingin hengkang.

Read More
banner 300x250

Situasi ini bukan pengalaman baru bagi Ronaldo. Sekitar setahun lalu dia mengalami kasus serupa di Juventus. Level Juventus menurun dan Ronaldo ingin pergi.

Perbedaannya, sekarang sulit bagi Ronaldo menemukan klub yang tepat. Klub-klub top tidak benar-benar tertarik merekrutnya, entah karena masalah gaji atau karena pertimbangan lainnya.

Menariknya, situasi di Juve dan MU ini seolah-olah menunjukkan bahwa Ronaldo terus mengalami masalah sejak meninggalkan Real Madrid. Dia pernah jadi pahlawan Los Blancos selama 9 tahun, dengan torehan 4 gelar Liga Champions.

Mengutip Marca, Cristiano Ronaldo disebut sial sejak meninggalkan Real Madrid, dia tidak pernah bermain di level top dan membidik trofi bergengsi. Benarkah begitu?

Cristiano Ronaldo Gagal di Juventus

Cristiano Ronaldo bergabung dengan Juventus pada tahun 2018. harapannya, dia bisa membantu Juve mewujudkan mimpi untuk menjuarai Liga Champions.

Nahasnya, kedatangan Ronaldo justru tidak berdampak maksimal. Juve sepertinya baru menyadari bahwa dengan adanya pemain seperti Ronaldo, mereka harus membentuk tim untuk meladeni sang superstar.

Di level individu, torehan Ronaldo sebenarnya masih luar biasa. Tiga tahun di Juve, dia mencetak 21 gol di tahun pertama, 26 gol di tahun kedua, dan 36 gol di tahun ketiga.

Masalahnya, Ronaldo justru dikritik. Kehadirannya dianggap membuat Juve tidak berkembang, bahkan cenderung jalan di tempat.

Terulang di MU

Masalah serupa terulang di Manchester United. Cristiano Ronaldo direkrut MU dengan ambisi untuk membentuk tim top, belum lagi didukung dengan perasaan nostalgia.

Performa Ronaldo tidak buruk. Terbukti, dia bisa mencetak total 24 gol di semua kompetisi. Ronaldo jadi pemain paling menonjol di tengah keterpurukan MU.

Masalahnya, Ronaldo lagi-lagi jadi sasaran kritik. Dia dianggap sebagai beban karena tim harus bermain untuknya. Ronaldo juga dinilai kurang kontribusi defensif.

Diduga situasi sulit itulah yang mendorong Ronaldo untuk meninggalkan MU musim panas ini. Masalahnya, nama baik Ronaldo bisa tercoreng karena dianggap kabur dari tantangan.

Related posts