Bayern Munchen 4 Laga Beruntun Tanpa Kemenangan, Bagaimana Nasib Julian Nagelsmann?

Bayern Munchen 4 Laga Tanpa Menang,Nasib Julian Nagelsmann?
LIGAPEDIA X WORLD CUP QATAR 2022

Strategibola.comBayern Munchen gagal menang pada empat laga beruntun di Bundesliga. Kondisi ini membuat masa depan manajer Julian Nagelsmann diragukan. Mungkin, dia akan didepak dari Bayern.

Bayern Munchen kalah dengan skor 1-0 dari Augsburg pada pekan ke-7 Bundesliga 2022/2023 di WWK Arena, Sabtu (17/9/2022) malam WIB. Hasil ini memberi catatan buruk bagi Die Roten di awal musim.

Bayern gagal menang empat laga secara beruntun. Sebelumnya, mereka meraih tiga hasil imbang beruntun. Lalu, Manuel Neuer dan kolega tercatat untuk pertama kalinya gagal mencetak gol setelah 87 laga Bundesliga.

Bayern memang meraih hasil bagus di Liga Champions, menang lawan Inter Milan dan Barcelona. Namun, hasil di Bundesliga tetap menjadi catatan.

Bayern Munchen Tidak Bisa Seperti Ini!

Direktur Bayern Munchen, Hasan Salihamidzic, kecewa berat dengan hasil yang didapat Bayern di Bundesliga. Mereka punya standar yang sangat tinggi dan empat laga beruntun tanpa menang bukan hal bagus.

“Saya agak khawatir. Kami tidak bisa juara dengan cara seperti itu di Bundesliga. Kami memiliki masalah melawan tim dengan permainan fisik. Tidak ada alasan lagi. Kami butuh kemenangan,” kata Brazzo.

Seperti Brazzo, Nagelsmann juga tidak bahagia dengan hasil dan performa Bayern di Bundesliga. Bahkan, eks pelatih RB Leipzig itu bakal melakukan evaluasi menyeluruh atas kondisi yang terjadi.

“Tren negatif yang terjadi saat ini tidak bagus. Saya akan berpikir, kemudian kita akan melihat bagaimana yang terjadi. Saya memikirkan segalanya, tentang diri saya sendiri, tentang situasinya, tentang segalanya,” kata Nagelsmann.

Polemik di Ruang Ganti

Sebelum kalah dari Augsburg, isu miring soal masa depan Nagelsmann sudah merebak. Penyebabnya adalah ruang ganti yang tidak harmonis. Nagelsmann dinilai acap kali membuat keputusan yang sembrono.

Nagelsmann dilaporkan keras kepala dalam hal taktik. Lalu, Nagelsmann juga beberapa kali membuat pergantian pemain yang menimbulkan friksi. Salah satunya saat Leroy Sane marah. Sane melempar botol ketika diganti pada duel lawan Barcelona.

“Saya tidak marah saat pelatih mengganti saya. Memang saya terlihat kesal dengan botol itu, tapi bukan berarti saya marah. Saya melakukannya karena saya merasa tidak cukup bagus di pertandingan,” bantah Sane.

Sumber: Bild, Fabrizio Romano

Related posts